iriwayatkan oleh Ahmad, at-Tirmidzi, an-Nasa-i, dan al-Hakim, yang bersumber dari Ibnu ‘Abbas. Menurut al-Hakim, riwayat ini sahih. Bahwa ketika Abu Thalib sakit, datanglah kaum Quraisy mengadu perihal ajakan Rasulullah. Pada waktu itu Rasulullah datang juga menengoknya. Berkatalah Abu Thalib kepada Nabi saw. :”Apa yang engkau inginkan dari kaummu, hai keponakanku?” Rasulullah menjawab: “Aku ingin agar mereka mengucapkan satu kalimat yang menyebabkan mereka beragama, sedang orang-orang yang keras hatinya harus membayar jizyah.” Abu Thalib berkata: “Apakah kalimat itu?” Sabda Rasulullah saw: “Laa ilaaha illallaah (tidak ada tuhan selain Allah).” Kaum Quraisy berkata: “Sangat aneh Tuhan hanya satu.” Berkenaan dengan peristiwa ini, turunlah ayat di atas (Shaad: 1-8) sebagai ancaman siksa terhadap orang-orang yang menolak.